logo

banner1 Big

banner2 small  

Gugatan Mandiri

 

Penelusuran

Jadwal Sidang

E-Court

Informasi Pengaduan 

banner3 small

Ditulis oleh Admin. Dilihat: 93

Sejarah Pengadilan Agama Soreang

Pimpinan dan Hakim PA Soreang saat berpose di halaman depan gedung Pengadilan Agama Soreang

Presiden Republik Indonesia telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 13, 14, 15, 16, 17 dan 18 Tahun 2016 mengenai pembentukan 85 Pengadilan Baru di lingkungan Mahkamah Agung RI, yang terdiri dari 30 Pengadilan Negeri, 50 Pengadilan Agama, 3 Mahkamah Syar’iyah dan 2 Pengadilan Tata Usaha Negara. Pembentukan Pengadilan Baru tersebut bertujuan dalam rangka pemerataan kesempatan memperoleh keadilan dan peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat demi tercapainya penyelesaian perkara dengan sederhana, cepat dan biaya ringan.

Pengadilan Agama Soreang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pembentukan Pengadilan Agama. Pengadilan Agama Soreang bersama dengan Pengadilan Baru lainnya, diresmikan operasionalnya oleh Ketua Mahkamah Agung RI pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 di Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Dalam siaran pers, Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan bahwa peresmian operasionalisasi  85 Pengadilan Baru Dalam rangka mendekatkan pelayanan pengadilan kepada masyarakat pencari keadilan (Access to Justice).

Pengadilan Agama Soreang pada prinsipnya merupakan pengadilan agama untuk wilayah kabupaten Bandung. Dalam sejarahnya, Kabupaten Bandung sendiri sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Dalam beberapa sumber, kabupaten Bandung lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram, yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M, menjabat sebagai Bupati Pertama pada waktu itu adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M). Dulu, wilayah kabupaten Bandung mencakup keseluruhan wilayah Bandung Raya, meliputi kota Bandung sendiri, kabupaten Bandung, Cimahi dan sekitarnya dengan ibukota pertama di Dayeuhkolot. Baru pada tahun 1906 Kota Bandung resmi menjadi Kotamadya (gemeente). Selanjutnya di tahun 1976 tepatnya tanggal 29 Januari 1976, kecamatan Cimahi (yang sebelumnya merupakan bagian dari kabupaten Bandung) ditetapkan sebagai kota administratif, hingga kemudian ditetapkan pula sebagai kota otonom pada tanggal 21 Juni 2001. Dengan kata lain, Cimahi telah keluar dari wilayah kabupaten Bandung sejak tahun 2001 seiring kota Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota otonom tersendiri yang mandiri.

Selanjutnya, di tahun 2007, kabupaten Bandung kembali mengalami dinamika perkembangan dan pemekaran wilayah. Setelah sebelumnya wilayah utara Kabupaten Bandung (Cimahi) menjadi kota otonom, kali ini wilayah Barat Kabupaten Bandung (Ngamprah) berjuang untuk menjadi daerah otonom pula yang terpisah dari kabupaten Bandung. Akhirnya pada tahun 2007, Kabupaten Bandung Barat Resmi menjadi daerah otonom lewat Undang-Undang Nomor 12 tahun 2007 Tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat Menjadi Daerah Otonom di Provinsi Jawa Barat.

Kini tinggallah Kabupaten Bandung itu dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Termasuk yang tersisa dari segala dinamika pemekaran wilayah ini adalah sebuah gedung besar dengan empat pilar di mukanya, berdiri gagah di tengah persawahan yang terletak di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang. Gedung ini semula bernama Pengadilan Agama Cimahi, lalu berganti nama menjadi Pengadilan Agama Soreang.

Pengadilan Agama Cimahi daerah hukumnya meliputi wilayah Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. Dengan terbitnya Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2016 dan peresmian operasionalisi 85 Pengadilan Baru se Indonesia pada tanggal 22 Oktober 2018, nomenklatur Pengadilan Agama Cimahi diubah menjadi Pengadilan Agama Kota Cimahi dengan klasifikasi kelas IA. Sementara Pengadilan Agama Soreang yang sedianya merupakan pengadilan agama Kabupaten Bandung, dinyatakan sebagai pengadilan agama baru dengan klasifikasi kelas II. 

Pengadilan Agama Soreang berkedudukan di Soreang yang daerah hukumnya  meliputi wilayah kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sebagai kompetensi relative Pengadilan Agama Soreang. Kabupaten Bandung terdiri dari 31 Kecamatan, 10 Kelurahan, dan 270 Desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 3.522.724 jiwa dengan luas wilayah 1.767,96 km² dan sebaran penduduk 1.992 jiwa/km²

Pada hari Jum’at tanggal 26/10/2018 dilangsungkan acara pengambilan sumpah dan pelantikan Ketua Pengadilan Agama Soreang (H. M. Jati Muharramsyah, S.Ag.,M.H) oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat (Drs. H. Bahrussam Yunus, S.H.,M.H) serta Pelantikan 6 (enam) orang Hakim, masing-masing Evi Soryah, S.Ag.,M.H, Maya Gunarsih, S.HI, Moch. Syah Ariyanto, S.HI, Nur Akhriyani Zainal, S.H.,M.H, Elfid Nurfitra Mubarok, S.HI, Mustofa Supri Zulfatoni, S.HI, Panitera (Adam Iskandar, S.Ag), Sekretaris (Yamin Mubarok, S.HI), 3 (tiga) orang Panitera Muda, masing-masing Panitera Muda Gugatan (Achmad Sadikin, S.H), Panitera Muda Hukum (Asep Dadan, S.H), dan Panitera Muda Permohonan (Yeni Elawati, S.Ag), 3 (tiga) orang Kepala Sub Bagaian, yaitu Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan (Haris Setiawan, S.HI), Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Ortala (Dikky Ramdani, S.H) dan Kepala Sub Bagian Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan (Sofia Anniswati, S.Si), 4 (empat) orang Panitera Pengganti, masing-masing Mahmudin, S.HI, Zainal Abidin, S.H, Soleh Nurdin, S.H, Bustanul Aripin, S.HI serta 2 (dua) orang Jurusita/Jurusita Pengganti, masing-masing Dadang Majid, Dedi Sumardi, S.Sy juga dilaksanakan pada hari yang sama, di Kantor Pengadilan Agama Kota Cimahi Jalan Raya Soreang KM.16 Kabupaten Bandung oleh Ketua Pengadilan Agama Soreang.

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya serta pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, Pengadilan Agama Soreang sejak 29 Oktober 2018 memulai pelaksanaan operasional dengan menempati sebagian ruangan Gedung Pengadilan Agama Kota Cimahi di Jl. Raya Soreang KM.16 Kabupaten Bandung. Kemudian sejak 01 Desember 2018 berpindah dan menempati gedung kontrakan yang beralamat di Jl. Soreang Banjaran KM.13 Desa Cingcin Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, dimana bangunan gedung tersebut dapat digambarkan sebagaimana di bawah ini :

WhatsApp Image 2021 03 10 at 10.27.59

Dengan telah berpindahnya Pengadilan Agama Kota Cimahi ke gedung sewa di wilayah Kota Cimahi, maka sejak 02 Mei 2019 pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan Pengadilan Agama Soreang berpindah dan menempati gedung eks. Pengadilan Agama Kota Cimahi yang beralamat di Jl. Raya Soreang KM.16 Kabupaten Bandung, dimana bangunan gedung tersebut dapat digambarkan sebagaimana di bawah ini :

WhatsApp Image 2021 03 10 at 11.01.05

(Tampak depan)

WhatsApp Image 2021 03 10 at 11.01.41

(Tampak Samping)

WhatsApp Image 2021 03 10 at 11.01.411

(Tampak belakang)

 

 

Video Profil ZI PA Soreang