logo

banner1 Big

banner2 small  

Gugatan Mandiri

 

Penelusuran

Jadwal Sidang

E-Court

Informasi Pengaduan 

banner3 small

Ditulis oleh Admin. Dilihat: 2371

Berkas Persyaratan Untuk Melengkapi Surat Gugatan/Permohonan 

di Kantor Pengadilan Agama Soreang

Berikut ini beberapa kelengkapan berkas untuk mendaftarkan perkara di Pengadilan Agama Soreang berdasarkan jenis perkara :

Perkara Gugat Cerai / Cerai Talak
1. Surat Gugatan / Permohonan (Rangkap 5) hardcopy dan softcopy;
2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Penggugat / Pemohon atau surat keterangan domisili dari Desa / Kelurahan setempat;
3. Fotocopy Surat Nikah;
4. Surat Nikah Asli / Duplikat Surat Nikah;
5. Izin dari atasan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS);
6. Membayar Panjar Biaya Perkara;
 
Keterangan :
  • Cerai Gugat : Perceraian diajukan / didaftarkan oleh isteri; 
  • Cerai Talak : Perceraian diajukan / didaftarkan oleh suami.

 

Dispensasi Kawin, (Umur calon pengantin kurang untuk menikah, minimal 19 tahun untuk perempuan, 19 tahun untuk laki-laki)
1. Surat Permohonan Dispensasi Kawin (Rangkap 5) hardcopy dan softcopy;
2. Fotocopy KTP / Surat Keterangan Domisili orang tua;
3. Fotocopy Buku Nikah orang tua / Fotocopy Kartu Keluarga orang tua;
4. Fotocopy Akta Kelahiran / Ijazah terakhir orang tua;
5. Surat Penolakan dari Kantor Urusan Agama (KUA) tempat dilangsungkannya perkawinan;
6. Surat Keterangan Penghasilan Calon Pengantin Laki-laki dari Desa / Kelurahan setempat;
7. Surat Keterangan Tidak Ada Hubungan Darah / Sesusu antara calon pengantin laki-laki dan calon pengantin perempuan dari Desa / Kelurahan setempat;
8. Fotocopy Akta Kelahiran / Ijazah terakhir calon pengantin laki-laki;
9. Membayar Panjar Biaya Perkara.

 

Ijin Poligami (Suami ingin mempunyai isteri lebih dari seorang)
1. Surat Permohonan akan Poligami (Rangkap 5) hardcopy dan softcopy;
2. Surat Pernyataan yang mengijinkan suami untuk menikah dengan wanita lain dari isteri I dan seterusnya;
3. Surat Pernyataan Akan Berlaku Adil dari suami;
4. Fotocopy Surat Nikah;
5. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk Suami, Isteri dan Calon Isteri;
6. Daftar Harta Gono Gini dengan Isteri I, dan seterusnya dan diketahui oleh Kepala Desa / Lurah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Suami dan diketahui oleh Kepada Desa / Lurah;
8. Akta / Surat Kematian atau Akta Cerai bila calon isteri berstatus Janda
9. Membayar Panjar Biaya Perkara.

 

Itsbat Nikah
1. Surat Permohonan Itsbat Nikah (Rangkap 5) hardcopy dan softcopy;
2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) / Surat Keterangan Domisili dari Desa / Kelurahan;
3. Surat Keterangan bahwa pernikahan tidak tercatat dari Kantor Urusan Agama (KUA) tempat menikah;
4. Surat Kematian (jika suami / isteri meninggal); 
5. Membayar Panjar Biaya Perkara;