logo

banner1 Big

banner2 small  

Gugatan Mandiri

 

Penelusuran

Jadwal Sidang

E-Court

Informasi Pengaduan 

banner3 small

Ditulis oleh Admin. Dilihat: 22

Optimalkan Kinerja Kejurusitaan, Ketua PA Soreang Lakukan Pembinaan Terhadap Jurusita/Jurusita Pengganti

Soreang | Kamis, 3 Agustus 2022
Setelah PA Soreang resmi naik kelas, dari Pengadilan Agama Kelas II menjadi Pengadilan Agama Kelas I B, banyak hal yang terus dilakukan oleh Ketua PA Soreang dalam mengoptimalkan kinerja seluruh aparatur PA Soreang. Termasuk di antaranya adalah melakukan pembinaan yang dikhususkan kepada Jurusita/Jurusita Pengganti PA Soreang. Selain itu, adanya mutasi Jurusita ke PA Soreang, juga menambah urgensi dilakukan pembinaan khusus terhadap Jurusita/Jurusita Pengganti

Dalam sambutannya Ketua PA Soreang, Dr. H. Nasich Salam Suharto, Lc., LL.M., menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Jurusita/Jurusita Pengganti PA Soreang, yang telah berkontribusi besar terhadap pencapaian PA Soreang, yang selalu bertengger di rangking satu nasional penilaian SIPP.

bina jurusitaFoto: Ketua PA Soreang (baju putih) berikan pembinaan di Ruang Media Center

Alumnus Universitas Al-Azhar itu mengingatkan bahwa prestasi yang diraih tersebut, harus terus dipertahankan, mengingat Mahkamah Agung telah menaruh harapan besar kepada PA Soreang dengan peningkatan kelas pengadilan, dari Kelas II menjadi kelas I B.

 “Tentunya di sana-sini ada hal yang perlu dibenahi, guna mempertahankan ataupun meningkatkan kinerja rekan-rekan Jurusita/Jurusita Pengganti. Apalagi pada tanggal 29 Juli 2022 yang lalu, telah dilakukan pelantikan Jurusita/Jurusita Pengganti yang baru mutasi ke PA Soreang.”, ungkapnya.

Ada beberapa poin penting yang disampaikan Ketua PA Soreang tersebut dalam pembinaannya, di antaranya adalah  mengenai perubahan wilayah pemanggilan oleh Jurusita/Jurusita Pengganti. Hal tersebut dilakukan karena adanya Jurusita/Jurusita Pengganti yang baru, yang belum mengenal seluruh wilayah yurisdiksi PA Soreang.

Selain itu, Jurusita/Jurusita Pengganti yang lama, yang  tidak lagi ditugaskan ke wilayah pemanggilan sebelumnya, diharap untuk dapat mengerti, karena hal tersebut merupakan kebutuhan organisasi. Diharapkan adanya perubahan wilayah pemanggilan tersebut tidak mengurangi kinerja Jurusita/Jurisita Pengganti yang lama.

Jurusita/Jurusita yang baru bertugas di PA Soreang, juga diharapkan berperan aktif ketika menemukan kendala terhadap wilayah pemanggilannya. Jurusita/Jurusita Pengganti yang lama, juga harus dapat membantu segala hambatan dan permasalahan yang didapati oleh Jurusita/Jurusita Pengganti baru dalam menjalankan tugasnya.

Terakhir, Ketua PA Soreang menyampaikan, bahwa bekerja secara maksimal, merupakan suatu bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang telah diperoleh. Apalagi PA Soreang telah mengalami peningkatan kelas pengadilan, dan telah meraih banyak prestasi secara nasional. Semuanya itu wajib untuk disyukuri, supaya nikmat-nikmat lainnya, akan terus berdatangan silih berganti tanpa disangka-sangka. Semoga. (KH)