logo

banner1 Big

banner2 small  

Gugatan Mandiri

 

Penelusuran

Jadwal Sidang

E-Court

Informasi Pengaduan 

banner3 small

Ditulis oleh Achmad Sahuri. Dilihat: 134

KETUA PENGADILAN AGAMA SOREANG :
MARI BERKOMITMEN MEWUJUDKAN 4 POKOK KEBIJAKAN PENGADILAN AGAMA SOREANG

apel 10 01 2022

Soreang 10 Januari 2022 – Pengadilan Agama Soreang melaksanakan apel pagi pada hari Senin, tanggal 10 Januari 2022. Dalam Apel yang dilaksanakan pada minggu kedua bulan Januari, Ketua Pengadilan Agama Soreang, Dr. H. Nasich Salam Suharto, Lc., L.L.M. menyampaikan beberapa hal dalam amanatnya.

Pertama, Ketua Pengadilan Agama Soreang meminta agar pengawasan melekat (waskat) ditingkatkan, “dengan pengawasan melekat yang dilakukan diharapkan tumbuh kesadaran dalam diri setiap aparatur Pengadilan, bahwa untuk membangun Pengadilan Agama Soreang tidak dapat dilakukan seorang diri, tetapi harus didasari atas kesadaran bersama”, pesan Ketua Pengadilan Agama Soreang.

Kedua, Pengadilan Agama Soreang berupaya mewujudkan 4 (empat) pokok kebijakan sebagaimana telah dirumuskan dalam refleksi dan resolusi Pengadilan Agama Soreang tanggal 6 Januari 2022 yaitu mewujudkan zona integritas Pengadilan Agama Soreang sebagai wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, mempertahankan predikat A Excellent Pengadilan Agama Soreang pada Akreditasi Penjaminan Mutu, meningkatkan kinerja triwulan Pengadilan Agama Soreang dan meningkatkan kinerja Sistem Informasi Penelusuran Perkara, “jika kita berhasil mewujudkan 4 (empat) pokok kebijakan ini dengan baik, maka pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan akan berjalan dengan baik”, ucap Ketua Pengadilan Agama Soreang.

Ketiga, untuk meningkatkan kinerja SIPP Pengadilan Agama Soreang, Ketua Pengadilan Agama Soreang berpesan agar Majelis Hakim memperhatikan 3 (tiga) hal berkenaan dengan SIPP yaitu, waktu penyelesaian perkara, minutasi perkara dan publikasi putusan, “kita sudah cukup baik dalam bobot minutasi perkara dan publikasi putusan, minutasi dan publikasi putusan kita sudah menyentuh angka 99%, namun kita masih perlu mempercepat waktu penyelesaian perkara, upayakan perkara selesai tidak melebihi waktu 30 hari, dengan melaksanakan kebijakan-kebijakan ini kita harapkan Pengadilan Agama Soreang dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya bagi masyarakat pencari keadilan”, pesan Ketua Pengadilan Agama Soreang”. (AS)