logo

banner1 Big

banner2 small  

Gugatan Mandiri

 

Penelusuran

Jadwal Sidang

E-Court

Informasi Pengaduan 

banner3 small

Ditulis oleh Tim Media PA Sor Erf. Dilihat: 112

Empat Pegawai Positif Covid-19, PA. Soreang Imbau Masyarakat Manfaatkan Sarana Layanan Virtual

Soreang-Bandung | 10 Juni 2021 |
 
Kabar mengenai 4 orang pegawainya positif terpapar Covid-19, dibenarkan Maman Suherman, Panitera Pengadilan Agama Soreang. Melalui chat jaringan pribadi whatsapp, ia membeberkan kondisi terkini jajaran kepaniteraan Pengadilan Agama Soreang yang dipimpinnya. 
"awalnya seorang pegawai petugas Meja III, mengeluh sakit. Ia lalu berinisiatif melakukan tes antigen, dan ternyata hasilnya positif" sebut Maman. 
Ia menjelaskan, kejadian itu diketahui siang tadi. Pegawai yang bersangkutan pun akhirnya diarahkan untuk karantina mandiri di rumah. 
 
 
Berdasarkan kabar yang berhasil dihimpun tim red, beberapa keluarga inti pegawai tersebut pun mengalami hal yang sama.
 
"akhirnya, jajaran pegawai di kepaniteraan pun melakukan swab antigen di beberapa klinik dan fasilitas kesehatan terdekat. 15 orang pegawai melakukan tes antigen, dan diketahui 2 orang positif Covid-19 berdasarkan hasil tes tersebut. Mereka terdiri atas satu orang kasir, dan satu orang petugas meja III yang juga supir pimpinan. Sementara itu, di jajaran Kesekretariatan, ada 3 orang pegawai yang menjalani tes swab antigen, dan hasilnya seorang dinyatakan positif. Jadi total ada 4 orang pegawai kita terpapar Covid-19", urai Maman.
 
Pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 itu pun diperintahkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.
Beberapa waktu lalu, seluruh jajaran pegawai Pengadilan Agama Soreang sejatinya telah menjalani vaksinasi Covid-19 secara lengkap. Meskipun begitu, pandemi Covid 19 ini rupanya masih menjadikan momok di semua sektor kehidupan.
 
Menanggapi keadaan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Soreang, H. Mahrus, menegaskan pihaknya akan melakukan beberapa langkah pengetatan dan peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan.
 
 
"Terkait pelayanan akan dibatasi. Penerapan prokes ketat. Bagi pegawai diberlakukan WFH sebagian. Selanjutnya, Penyemprotan disinfektan akan dilakukan secepatnya. Adapun layanan Sidang Keliling yang sudah dijadwalkan, akan terus dilakukan dengan prokes ketat. Kita sedang koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Dan ditindaklanjuti dengan akan dilakukannya tes tracking kontak dengan yang positif", tulis H. Mahrus melalui chat pribadi whatsapp.
 
Pihaknya juga mengharapkan agar masyarakat memaklumi adanya hambatan pelayanan yang mungkin terjadi. Dan sekiranya hajat berperkara di pengadilan agama Soreang dapat ditangguhkan dulu untuk sementara waktu hingga kondisi kembali normal. Sebagai gantinya, masyarakat dapat mengoptimalkan layanan virtual atau online yang disediakan pengadilan.
 
"pastikan kedatangan ke kantor ini benar-benar dengan alasan penting, kalau tidak ada urusan yang penting dan mendesak sebaiknya jangan datang dulu ke kantor. Layanan virtual kan ada. PTSP online misalnya. Atau via telepon. Bisa juga lewat chat wa. Mudahan mudahan masyarakat maklum kondisi seperti ini", pungkas H. Mahrus yang beberapa waktu lalu telah dinyatakan lulus top ten dalam Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IB ini.